Sutisna, yang dikenal luas dengan nama panggung Sule, adalah sosok komedian dan entertainer serba bisa dari Cimahi, Jawa Barat. Perjalanan hidupnya menunjukkan link slot gacor transformasi dari kehidupan sederhana hingga menjadi figur ikonik di dunia hiburan Indonesia.
Awal Hidup dan Latar Belakang Keluarga
Sule lahir pada 15 November 1976 di Cimahi sebagai anak kedua dari empat bersaudara. Ayahnya berprofesi sebagai penjual bakso keliling, sedangkan ibunya adalah ibu rumah tangga . Ia menempuh pendidikan di SMK Negeri 10 Bandung dan sempat kuliah di Institut Seni Budaya Indonesia Bandung, tapi berhenti karena harus membantu keluarga saat menikah muda di usia 19 tahun .
Baca juga: Komedian yang Memulai Karier dari Nol hingga Jadi Idola
Karier: Dari Pedagang hingga Bintang Opera van Java
Sebelum terkenal, Sule menempuh berbagai pekerjaan, seperti tukang becak, penjual ayam goreng dan kebaya keliling, hingga penjual jagung rebus — dengan penghasilan hanya sekitar Rp 20.000 per har
Dunia Musik, Film, dan Platform Digital
Selain tampil di panggung komedi, Sule juga merilis lagu-lagu hit seperti “Susis” dan “Saranghaeyo” bersama penyanyi Korea Eru
Kehidupan Pribadi dan Bisnis
Sule menikah pertama dengan Lina Jubaedah (1997–2018) dan dikaruniai empat anak: Rizky Febian, Putri Delina, Rizwan, dan Ferdinand. Ia kemudian menikah lagi dengan Nathalie Holscher (2020–2022) dan memiliki seorang anak, Adzam . Kini ia digosipkan dekat dengan Santyka Fauziah .
Di luar layar, Sule menjalankan bisnis kuliner bernama Parte Ceker Rempah di Bandung dan Jakarta .
-
Transformasi karier dari pedagang keliling menjadi pelawak termahal.
-
Kesuksesan di API dan lonjakan popularitas lewat OVJ.
-
Ekspansi ke musik, film, sinetron, dan platform digital.
-
Kehidupan keluarga yang penuh dinamika, ayah dari lima anak.
-
Usaha sampingan di bisnis kuliner sebagai diversifikasi pendapatan.
Perjalanan Sule menunjukkan ketekunan, adaptasi, dan pengembangan diri — mulai dari bekerja keras untuk keluarga hingga menjadi pelawak multi talenta yang relevan hingga tahun 2025. Kehadirannya terus memberikan inspirasi bagi banyak orang di Indonesia.