- Nama Lengkap: Osama bin Mohammed bin Awad bin Laden
- Tempat Lahir: Riyadh, Arab Saudi
- Tanggal Lahir: 10 Maret 1957
- Kewarganegaraan: Arab Saudi (dicabut tahun 1994)
- Organisasi: Al-Qaeda
- Status: Meninggal pada 2 Mei 2011
- Penyebab Kematian: Ditembak oleh pasukan khusus Amerika Serikat (Navy SEALs)
Osama bin Laden adalah salah satu tokoh paling kontroversial spaceman dalam sejarah modern. Ia dikenal sebagai pendiri sekaligus pemimpin jaringan teroris Al-Qaeda yang bertanggung jawab atas berbagai serangan di seluruh dunia, termasuk serangan 11 September 2001 di Amerika Serikat.
Latar Belakang dan Keluarga
Osama bin Laden lahir di Riyadh, Arab Saudi, dalam keluarga kaya yang memiliki bisnis konstruksi besar. Ayahnya, Mohammed bin Laden, adalah pendiri Bin Laden Group, sebuah perusahaan konstruksi yang mendapat banyak proyek dari pemerintah Saudi.
Sebagai anak ke-17 dari 52 bersaudara, Osama tumbuh dalam lingkungan yang religius. Ia menerima pendidikan di sekolah-sekolah elite di Arab Saudi dan kemudian melanjutkan kuliah di King Abdulaziz University di Jeddah, di mana ia mendalami studi Islam dan administrasi bisnis.
Sejak muda, ia tertarik dengan ideologi Islam radikal dan mulai terlibat dalam berbagai aktivitas yang berkaitan dengan jihadisme.
Perjalanan Menuju Radikalisasi
Pada akhir 1970-an, Osama mulai menunjukkan minat yang besar terhadap perjuangan Islam di luar negeri. Perjalanan radikalnya semakin berkembang ketika Uni Soviet menginvasi Afghanistan pada tahun 1979.
Bin Laden bergabung dengan kelompok Mujahidin yang didukung oleh Amerika Serikat dan Pakistan untuk melawan pasukan Soviet. Selama perang ini, ia menggunakan kekayaannya untuk mendanai gerakan jihad serta merekrut pejuang dari berbagai negara Muslim.
Pada tahun 1988, ia mendirikan Al-Qaeda, sebuah organisasi teroris yang bertujuan untuk memerangi pengaruh Barat di dunia Islam.
Serangan 11 September 2001 dan Perang Melawan Terorisme
Puncak dari aksi Osama bin Laden adalah serangan 11 September 2001, di mana empat pesawat penumpang dibajak oleh anggota Al-Qaeda dan diarahkan untuk menabrak menara kembar World Trade Center di New York dan gedung Pentagon di Washington, D.C.
Serangan ini menewaskan hampir 3.000 orang dan menjadi pemicu utama bagi Perang Melawan Terorisme yang dipimpin oleh Amerika Serikat. Setelah kejadian tersebut, Osama bin Laden menjadi buronan paling dicari di dunia, dengan hadiah $25 juta bagi siapa saja yang dapat memberikan informasi keberadaannya.
Pemerintah Amerika Serikat kemudian melancarkan invasi ke Afghanistan pada tahun 2001 untuk menggulingkan Taliban, yang memberikan perlindungan kepada bin Laden dan kelompoknya.
Persembunyian dan Kematian
Selama hampir satu dekade setelah serangan 11 September, Osama bin Laden berhasil menghindari penangkapan. Ia diyakini berpindah-pindah tempat persembunyian di sepanjang perbatasan Afghanistan-Pakistan dengan perlindungan dari kelompok ekstremis setempat.
Namun, pada 2 Mei 2011, pasukan khusus Amerika Serikat (Navy SEAL Team 6) melakukan operasi rahasia di Abbottabad, Pakistan, di mana Osama bin Laden ditemukan dan akhirnya tewas dalam baku tembak.
Jenazahnya kemudian dikuburkan di laut oleh militer Amerika untuk mencegah makamnya dijadikan tempat pemujaan.
Warisan dan Dampak Global
Meskipun telah tewas, pengaruh Osama bin Laden terhadap kelompok-kelompok teroris global masih terasa. Al-Qaeda tetap aktif, meskipun melemah setelah kehilangan pemimpinnya.
Banyak kelompok radikal lainnya, seperti ISIS, muncul dan mengadopsi ideologi yang mirip dengan yang dibawa oleh bin Laden.
Di sisi lain, kebijakan Amerika Serikat terhadap Timur Tengah juga mengalami perubahan drastis setelah peristiwa 11 September, termasuk invasi ke Irak dan Afghanistan, serta peningkatan pengawasan terhadap aktivitas terorisme global.
Osama bin Laden adalah salah satu tokoh yang paling berpengaruh dan kontroversial dalam sejarah modern. Dari seorang pewaris keluarga kaya di Arab Saudi, ia berubah menjadi pemimpin jaringan teroris yang bertanggung jawab atas salah satu serangan paling mematikan dalam sejarah.
Meskipun kematiannya menandai berakhirnya kepemimpinannya dalam Al-Qaeda, dampak dari tindakannya masih terasa hingga saat ini, terutama dalam geopolitik dunia dan kebijakan keamanan global.